Siapa yang Menciptakan Allah?

Di dalam kitab ad-Durr al-Mantsur terdapat riwayat yang maknanya seperti ini: “Sungguh manusia akan menanyai kalian tentang segala sesuatu sampai-sampai mereka akan menanyai kalian: Inilah Allah, Pencipta segala sesuatu. Lalu siapakah yang menciptakan Allah? Jika (hal ini) ditanya kepada kalian, maka jawablah: Allah ada sebelum segala sesuatu, Dia Pencipta segala sesuatu, dan akan (tetap) ada setelah segala sesuatu.” (HR. al-Baihaqi dalam kitab al-Asmaa` wa ash-Shifaat seperti dituturkan oleh Imam Jalaluddin as-Suyuthi).

4 responses to this post.

  1. Posted by kafir on 29/06/2012 at 18:43

    ea w tw tpi dari mana?masa ea ada dengan sendirinya mustahil cuy

    Balas

    • Posted by Amhari on 01/07/2012 at 09:47

      tidak mustahil. justru keberadaan Allah yang tak diciptakan adalah sesuatu yang rasional.

      Balas

      • Posted by orang biasa on 22/08/2012 at 22:51

        Idenya kita ubah, “Tidak mustahil, justru keberadaan “Alam Semesta” yg tak diciptakan adalah sesuatu yang rasional.”

      • Posted by Amhari on 06/03/2013 at 04:06

        Untuk mengubah ide Anda perlu argumentasi yang kokoh. Ide “alam semesta tidak diciptakan” tidak memiliki rasionalitas sama sekali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: