Archive for the ‘Berita’ Category

Bagaimana Mau Mendirikan Khilafah, Sedangkan…?

Pengantar
Ini adalah dialog saya dengan seorang dosen UIN Sunan Kalijaga—hadâhullâh wa iyyâya—via sms, ketika saya mengirimkan sms kepada beliau yang berisi sosialisasi dan ajakan untuk hadir dalam acara Konferensi Rajab 1432 H di JEC Yogyakarta.
Diskusi ini berakhir dengan sebuah ketidaksepakatan mengenai: Apakah Buya Natsir—rahimahullâh—memiliki konsep yang matang tentang Negara Islam? Pendirian saya: Tidak. Sedangkan pak dosen menyatakan sebaliknya. Namun sayangnya beliau tidak menjawab ketika ditanya mengenai buku apa yang menunjukkan bahwa Buya Natsir memang punya konsep Negara Islam yang matang?
Semoga Allah mengampuni kami semua dan memperkenankan ribuan doa yang terpanjat setiap hari untuk kembalinya Daulah Khilafah. Âmîn.
Dosen:
Sejahtera di bawah kesatuan umat. Bagaimana mencitakan khilafah, masjid saja HTI tidak punya? Terima kasih.
16/05/2011 5:27 pm
Iklan

Pengeksploitasian Kuwait untuk Pangkalan Militer Cadangan Amerika

بسم الله الرحمن الرحيم

Berbagai media massa memuat berita kunjungan kepala pemerintahan Kuwait ke Amerika Serikat, kunjungannya ke pangkalan militer Andrews dan pertemuannya dengan wakil presiden Amerika, menteri luar negeri AS dan Kepala Staf Gabungan militer AS. Media massa menyebutkan bahwa pembicaraan yang berlangsung meliputi kondisi masa depan bagi militer Amerika di Kuwait pasca penarikan militer AS dari Irak yang sudah diumumkan sebelumnya. Dalam pembicaraan itu Kepala Staf Gabungan militer AS, laksamana Mike Mullen, menyampaikan terima kasih kepada Kuwait atas berbagai fasilitas dan dukungan yang diberikan kepada militer AS di kawasan. Surat kabar al-Qubs pada 30 September 2011 di bawah judul “Informasi tentang permintaan Amerika untuk mendirikan pangkalan militer bagi militer cadangan” menyebutkan: “Amerika Serikat menawarkan untuk menggunakan Kuwait sebagai pangkalan bagi militer cadangan dan pelatihan periodik yang bisa disebarkan ke Irak jika kejadian di sana menuntut penambahan eksistensi militer darat Amerika di kawasan pasca penarikan sebagian besar militer Amerika pada akhir tahun ini”.

Baca lebih lanjut

Menkes Diganti Karena Lobi Industri Rokok?

[jurnalisme] Menkes diganti karena lobi industri rokok?

agustinus jojo raharjo

21 Okt (3 hari yang lalu)

kabar burung terhembus, sebagaimana dimuat vivanews.com, meski mereka juga mengaku kabar itu belum terkonfirmasi kebenarannya…

===

VIVAnews – Nama Nila Djuwita Moeloek tersingkir di detik-detik terakhir penyusunan Kabinet Indonesia Bersatu II. Perubahan ini sangat mengejutkan. Kabar yang beredar dokter mata itu tidak lolos tes kesehatan. Jelas ini pukulan telak bagi Nila yang sempat menjalani tes uji kelayakan dan kesehatan pada Minggu dan Senin lalu.

Dari sejumlah calon menteri yang mengikuti tes ini hanya nama Nila saja yang tidak disebut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat mengumumkan susunan kabinetnya pukul 22.00 WIB, Rabu 21 Oktober 2009.

“Ibu memang di dalam terus. Dia pesan kami tak banyak bicara,” kata salah satu pekerja di rumah Nila Moeloek di Kompleks Patra Kuningan, Jakarta, Kamis 22 Oktober 2009.

Baca lebih lanjut

Nasyiah Serukan Tolak BLT dan Tinjau Kembali Kenaikan BBM

Machhendra Setyo Atmaja

Kamis, 29 Mei 2008

Yogyakarta- Berbeda dengan Pemuda Muhammadiyah yang menerima kebijakan pemerintah yang menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Nasyiah serukan pemerintah untuk meninjau kembali kebijakan menaikkan harga BBM.

Seruan peninjauan kembali kebijakan menaikkan BBM oleh Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah tersebut, ditambah dengan penolakan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai konpensasi dicabutnya subsidi BBM. Dalam seruan Nasyiah yang tertuang dalam pernyataan sikap PP Nasyiah terkait dengan kenaikan harga BBM dan program BLT tersebut, ditandatangani oleh ketua PP Nasyiah, Evi Sofia Inayati, dan sekretaris umum, Wisiyastuti. Dalam pernytaan sikap tersebut juga diungkapkan beberapa alasan mengenai seruan peninjauan kembali kebijakan pemerintah dalam menaikkan BBM diantaranya, mengenai ketidakmampuan pemerintah dalam meninjau ulang kontrak eksplorasi minyak yang saat ini 85% dikuasai asing. Dampak berantai dari naiknya BBM juga menjadi alasan untuk seruan ditinjaunya kembali keputusan mencabut subsidi BBM, karena dengan naiknya BBM, beban rakyat untuk memenuhi kebutuhan dapur serta transportasi juga akan meningkat drastis.

Program BLT juga dianggap oleh Nasyiah, sebagai program yang kurang mendidik dan hanya menjadikan bangsa Indonesia mempunyai mental peminta-minta, ditambah dengan konpensasi yang hanya Rp100.000,-, dianggap tidak akan berarti, dengan naiknya kebutuhan masyarakat dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Penolakan IRM dan IMM

Seperti diberitakan sebelumnya, Ikatan Remaja Muhammadiyah dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah juga menyerukan untuk menolak kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga BBM, yang tertuang dalam seruan bersama empat angkatan muda NU dan Muhammadiyah tanggal 19 Mei 2008 di Bogor. Dalam seruan angkatan muda NU dan Muhammadiyah, kebijakan menaikkan BBM oleh pemerintah dianggap tidak tepat, karena masih banyak alternatif yang dapat diambil oleh pemerintah, seperti penjadwalan kembali hutang Indonesia yang hampir menyedot separuh dari APBN, serta peninjauan kembali kontrak karya pertambangan yang nilainya lebih dari cukup untuk mensubsidi BBM. (mac)

source: http://www.muhammadiyah.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=1153&Itemid=2

AKSI TOLAK KENAIKAN HARGA BBM

Alhamdulillah, aksi menentang kebijakan pemerintah terus berlanjut. Bahkan ketika harga BBM sudah dinaikkan pemerintah. Dalam beberapa forum, saya nyatakan bahwa penolakan terhadap kenaikan BBM tak salah untuk terus dilakukan meskiharga sudah naik. Musuh yang sedang dihadapi bukan hanya kenaikan harga BBM bulan dan tahun ini saja. Sebab ada skenario besar yang lebih mengerikan, yaitu pencabutan subsidi BBM 100% secara bertahap dalam rangka liberalisasi sektor energi. Lebih dari itu, momentum ini juga dapat dijadikan awal untuk massifikasi perlawanan terhadap Kapitalisme-Sekularisme secara total.

Teman-teman IMM UAD bersama Aliansi BEM Jogja hari ini, Selasa, 27 Mei 2008 dijadwalkan menggelar aksi TOLAK dan LAWAN KENAIKAN HARGA BBM. Persiapan tadi malam terlihat beberapa spanduk dan perangkat aksi yang kali ini cukup istimewa. Ada orang-orangan sawah dan pocong segala.

Ass. Undangan teklap AKSI TOLAK&LAWAN KENAIKAN HARGA BBM hari ini ahad jam 15.30 di masjid kampus 1 UAD. Ajak/hubungi anggota/tmn2.(pc imm djaski)
Dari: Dyah, mbak 25/05/08

Seruan AKSI turun ke jalan Tolak & Lawan Kenaikan Harga BBM besok Selasa jam 8.30-selese.
Kumpul di sekretariat BEM U Kampus I. Rute-POS Besar. Pakai Jas almamater. Bls.
Dari: aZIEz 17:40 26/05/08

Ahad, 25 kajian bulanan IMM Zona 1 yang kebetulan jatahnya bidang Hikmah, menghadirkan pembicara dari tiga pergerakan: IMM diwakili oleh Susanto, KAMMI diwakili oleh Erwin, serta GEMA Pembebasan diwakili Rakidin al-Fariyani.

Dari Cirebon, sehari sebelumnya tiba di ponsel saya percikan dari kakak perjuagan yang dulu mahasiswa adalah aktivis GEMA Pembebasan UMY, Arisandi:

Selamat datang BBM mahal!! Rakyat menjerit! Kaum borjuis kelebihan duit! Asing bergembira ria karena kran liberalisme semakin menganga! Selamatkan Indonesia dengan Syariah!!!
Dari: Andi, masUMY 08:53 24/05/08

Sedangkan pesan di bawah adalah dari Husnul Mahmudah, mahasiswi ekonomi pembangunan UNDIP. Sembari menanyakan istilah ekonomi yang yang terdapat dalam sebuah artikel dari internet yang kurang kami dipahami, kepadanya ditanyakan juga komentarnya mengenai kebijakan penguasa menaikkan harga BBM.

Waalaikum slm, indeks theil ak ga tau.kl indeks gni ukuran bt mngukur ketidakmerataan agregat.nilainya kalau ) kemerataan sempurna.),50 sampai 0,70 kemerataan tinggi. 0,36 sampai 0,49 kemerataan sedang.0,20 sampai 0,35 kemerataan rendah. Rumusnya ada tapi ngtik simbol2nyasusah,telpon saja. Tar tak bacain. Sorry taunya Cuma segitu.ttg kenaikan BBM aku kurang setuju,coz akan membuat masyarakat bawah + menderita. Soalnya kenaikan BBM, akan menstimulasi harga2 lain buat naik jg. Kamu KKNnya kapan? Ujian UASnya kapan?
Dari:+6281324920090 06:50 25/05/08

Teruskan perjuangan melawan Kapitalisme!

catatan: tulisan ini diposting setelah aksi selesai. menyaksikan aksi ABJ yang sampai melalaikan kewajiban manusia kepada Rabbnya, saya mangkel luar biasa!

Kalla Tak Paham Syariah

Berita ini saya dapat dari posting yang dikirim oleh sumar sastrowardoyo di milis sastra-pembebasan@yahoogroups.com pada tanggal 17 April 2008 pukul 02:13.

Tribun Timur Makassar.

Kita mempunyai kebebasan.

Kamis, 17-04-2008
Dicap Tak Bersyariah, Kalla
Tersinggung

Jakarta, Tribun -Wakil Presiden
Jusuf Kalla yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar tersinggung atas
sejumlah pendapat yang menyebut Indonesia memerlukan penegakan
syariah Islam. Pasalnya, sejak lahir, dirinya merasa sudah melakoni
syariah Islam.
“Di Makasar, dulu ada panitia
persiapan pelaksanaan syariah Islam. Saya bilang, saya sangat
tersinggung dengan hal itu. Karena seakan-akan kita tidak
melaksanakan syariah dengan adanya persiapan itu. Padahal saya sejak
lahir dan Insya Allah meninggal dengan syariah,” ujar Kalla saat
membuka Semiloka Nasional dan Kongres VII Forum Mahasiswa Syariah se-
Indonesia di Gedung Utama Istana Wapres, Jakarta, Rabu (16/4).

Mantan Menko Kesra ini mengemukakan,
syariah Islam berjalan dengan apik dalam kehidupan di masyarakat
Indonesia. “Adakah diantara kita ini yang tidak mempuyai kebebasan
dan kewajiban melaksanakan syariah. Kita mempunyai kebebasan, hak
dan tidak ada satupun di antara kita yang tidak dapat melaksanakan
akidah,” urainya.
Lagi, dengan nada meninggi, Kalla
mengaku geram dengan pertanyaan itu. “Saya jawab satu kalimat
pertanyaan. Coba tunjukkan syariah Islam mana yang tidak saja
jalankan. Coba tunjukkan sekarang, satu saja, dan jangan dua,”
sergah Kalla.
Kalla menyatakan, dari pertanyaannya
itu dirinya mengantongi dua jawaban, yakni hukuman potong tangan,
dan penegakan ekonomi syariah. “Saya bilang kepada teman yang
muslim, potong tangan itu jaman dulu karena jaman dulu hukum Islam
itu cash and carry. Dia berbuat langsung hukum,” tandasnya seraya
menuturkan, hukum potong tangan juga dilakukan lantaran saat itu
belum ada bilik sel atau penjara, pembinaan masyarakat.
Lebih lanjut Kalla yang ‘doyan’
berkelakar, mengatakan guruan dihadapan mahasiswa syariah yang
sebagian besar berasal dari Universitas Islam Negeri. “Kalau di
Indonesia ada potong tangan, bisa potong semua tangan orang
Indonesia,” katanya disambut tawa peserta.

Mufidah Kalla Semangati PSM Unhas ke
Austria
PADUAN Suara Mahasiswa (PSM)
Universitas Hasanuddin (Unhas) yang merebut Silver Diploma pada
Choir Olympic di Xiamen, China 2006, lalu, Rabu (16/4), mendapat
kesempatan untuk mengikuti World Choir Games V di Graz, Austria, 9
Juli 2008 mendatang.
Hal ini terungkap pada pertemuan
Rektor Unhas didampingi Pembantu Rektor Unhas Dr Dwia Ariestina,
Manager Tim PSM-UH Harris Hody, dan official Ilham Mahmud dan
Dirigen Anshari Sanusi, saat diterima Pelindung PSM UNHAS Mufidah
Jusuf Kalla di kediaman wapres.
Ibu Wapres berharap PSM Unhas
mengadakan show di acara yang digelar KKSS pada Mei 2008 sekaligus
mendapatkan masukan dari warga KKSS di Jakarta.
Ketua BPP KKSS Hasanuddin Massaile,
mengharapkan agar delagasi PSM Unhas ikut mempromosikan Sulsel di
Eropa, dalam rangka Visit Indonesia Year 2008.