Posts Tagged ‘politik’

SEKHUSYUK NABI

SEKHUSYUK NABI

1. Belum ada orang yang bisa mengimami shalat sekhusyuk Kanjeng Nabi. Maka, syarat untuk menegakkan shalat berjamaah belum terpenuhi. Kesimpulan: shalat berjamaah itu tidak wajib.

2. Belum ada yang bisa memimpin negara sehebat Kanjeng Nabi. Maka, syarat untuk menegakkan Khilafah belum terpenuhi. Kesimpulan: menegakkan Khilafah tidak wajib.

3. Dua pernyataan di atas bisa saja disetujui atau tidak disetujui.

4. Jika setuju yang pertama, harus juga setuju yang kedua. Demikian pula sebaliknya.

5. Jika tidak setuju salah satunya saja, saya yakin tidak seorang pun yang punya alasan logisnya.

6. Dan karena dalil syar’i maupun qaul para ulama tidak pernah ada yang mensyaratkan shalat jamaah itu imamnya harus sekhusyuk Nabi

7. Tidak juga ada dalil syar’i maupun qaul para ulama yang mensyaratkan Khilafah itu harus dipimpin kepala negara sehebat Nabi

8. Maka sikap saya menolak poin pertama maupun kedua. Itu pasti.

9. Ya Allah ampuni hamba. Perbaiki agama, dunia, dan akhirat hamba. Jika tidak kepada Engkau, kepada siapa lagi hamba meminta?

 

Mataram Islam, 05 Ramadhān 1438 H/31 Mei 2017 M 07.09 WIB

Iklan

Keterangan Pers Inggris Ingin Mewujudkan Pemeritahan Koalisi di Yaman

Kantor Media Hizbut Tahrir

Wilayah Yaman

No          : H.T.Y 90

Tanggal : 15 Dzulqa’dah 1432 H/13 Oktober 2011 M

Keterangan Pers

 

Inggris Ingin Mewujudkan Pemeritahan Koalisi di Yaman

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar ash-Sharqul Awsath London yang terbit pada Jumat 7/10, Duta besar Inggris di Yaman, Jonathan Wilks, ketika menjawab pertanyaan “Jika datang pemerintahan Islami untuk Yaman, apakah Anda memperkirakan akan bekerjasama dengan Anda dalam perang melawan terorisme?”, ia menjawab: “Saya berkeyakinan, dan ini analisis saya setelah satu tahun keberadaan saya di Yaman, bahwa di sana terdapat keseimbangan alami antara arus sekuler dan arus islami, antara partai berkuasa dan beberapa partai lain yang bersamanya dengan pihak oposisi dan partai-partai yang berdiri bersamanya. Juga antara perwakilan minoritas, daerah-daerah dan wilayah otonom serta kekuatan politik baru. Karena itu saya berharap terbentuk pemerintahan koalisi pada masa transisi. Dan saya meyakini bahwa ini adalah jalan terbaik untuk menghindari kekacauan dan untuk membangun kesepahaman-kesepahaman baru untuk menangani krisis ekonomi di negeri tersebut”.

Baca lebih lanjut